Internetworking Indonesia Journal Vol I No 2

Dear IIJ Editorial Advisory Board Members,

We have just completed Vol.1/No.2 (Fall/Winter 2009) of the Internetworking Indonesia Journal (IIJ):

http://www.internetworkingindonesia.org/iij-vol1-no2-fall2009.html

This Issue is in fact a Special Issue on Data Mining, with the Guest Editors being Dr Anto Satriyo Nugroho (BPPT) and Moch Arif Bijaksana (ITT Telkom) from Indonesia. The IIJ would like to sincerely thank these Guest Editors for their excellent work. We received submissions not only from Indonesia, but from other countries also. Indeed three (3) of the published papers are from authors located overseas.

You may have noticed that this 2nd Issue of 2009 was slightly late in publication. This was primarily due to the extensive review process that took longer than planned.  However, we decided that maintaining quality was of higher priority, even at the cost of the Issue being late by some weeks.

The IIJ would like to thank the Editorial Advisory Board (EAB) members of the IIJ for their continuing support. We look forward
to working with you in 2010.

Regards.

IIJ Editors
Thomas Hardjono (MIT Kerberos Consortium).
Budi Rahardjo (ITB).
Kuncoro Wastuwibowo (Telkom Indonesia).

Beasiswa Master ke Inggris

Berniat untuk melanjutkan kuliah S2 ke Inggris selama satu tahun tanpa keluar biaya apapun? Saat ini lah kesempatan yang tepat! Selain skema beasiswa Chevening yang sudah sangat Anda kenal, kami juga menawarkan skema beasiswa lain dari Open Society Institute dan Foreign Commonwealth Office (OSI-FCO) di Universitas Essex, Glasgow, Nottingham, dan St. Andrews. Silahkan berkunjung ke situs kami di www.britishcouncil.or.id untuk informasi lebih lanjut Jangan lupa: batas akhir pendaftaran Chevening adalah 31 Desember 2009, dan OSI-FCO adalah bulan Januari dan Februari 2010.

Sumber: Anggie Wulanjati di Facebook.

Opening The Gates to 4G

IEEE Communications Society, Indonesia Chapter, will carry out a seminar to introduce the aspects of 4G Mobile Communication Technology & Business. Seminar will be conducted in Bandung, 21 November 2009, from 08:00 to 17:00. The speakers of the seminar, among others, are Kuncoro Wastuwibowo (chairman of IEEE Comsoc Indonesia Chapter), Arief Hamdani Gunawan (vice chair of IEEE Indonesia Section), and Muhammad Ary Murti (past chair of IEEE Comsoc Indonesia Chapter).

The topics will include:

  • The Aspect of 4G: its necessity and requirement, OFDMA transmission, all IP network
  • The candidates: LTE vs WiMAX II
  • LTE: environment, architecture, and standardisation
  • WiMAX II (802.16m): challenges, architecture, & roadmap
  • Applications, regulations, and business situation.

Opening-The-Gate-to-4G

Registration fee is IDR 1.000.000 for professionals, IDR 500.000 for universities, and IDR 300.000 for students. 20% discount is applied to members of IEEE or MASTEL.

  • For more information, please contact M Ary Murti NOW at 081-6421-0426 or m_ary_murti@ieee.org.

Republik Mimpi Buruk

(Effendi Ghazali)

Wahai anak-anak di Republik Mimpi Buruk
Malam ini nikmatilah mimpi sebagai Kapolri
Karena Kapolri bisa mengelabui Komisi III

Komisi III ramai-ramai menguji Kapolri
Tapi disandera dengan cium pipi kanan cium pipi kiri
Ini membuat penonton menjadi geli

Wahai anak-anak Republik Mimpi Buruk
Jangan mimpi jadi Superman, tapi mimpilah jadi ‘Super-Anggodo’
Karena Superman tidak bisa mengatur polisi
Tapi ‘Super-Anggodo’ bisa mengatur polisi dan Kejaksaan RI.

‘Super-Anggodo’ juga didukung oleh orang nomor satu di negeri ini
Lucunya Presiden kita tidak sakit hati karena tidak lapor ke polisi
Karena katanya belum ada bukti

Wahai anak-anak Republik Mimpi Buruk
Kita hanya ingin menyelamatkan KPK, Kejaksaan dan Polri
Tidak ingin kita melenyapkan mereka semua
Negeri ini masih butuh mereka
Tapi harus dibersihkan dari orang-orang kotor.

Chevening Award 2010

Applications are now invited for these prestigious scholarships

The British Chevening Awards programme, funded by the British Government (Foreign and Commonwealth Office) and administered by the British Council, has awarded over 1000 scholarships in Indonesia since 1984 [Yeah, including Yours Truly :)]. Full scholarships are offered for one year Master degrees in the United Kingdom (UK).

The scholarships can support courses at various universities and professional institutions in the UK including courses in media, finance, economics, politics, law, management, engineering, gender, environment, democracy etc.

A very competitive scheme, only the best applicants are invited for further test and interview. The scholarship covers living costs in the UK, tuition fees and return airfares.

Employees, employee’s relatives (or former employees who have left employment less than two years before) of the FCO (Foreign Commonwealth Office), including FCO posts, the British Council and the sponsor will not be eligible to apply for these awards.

Who can apply?

  • Indonesian Citizens.
  • Excellent first degree with minimum GPA >=3.0.
  • Adequate level of spoken and written English language (IELTS 6.5).
  • Minimum of 2 years full time working experience after graduation from S1.
  • Excellent career prospects.
  • Commitment to career development, and ability to demonstrate motivation.
  • Field of study should be relevant to educational background or current profession.
  • We regret that we are unable to receive applications for MBAs.
  • Previous recipients of a Chevening scholarship for Masters degrees are not eligible to reapply.
  • Must be able to demonstrate future leadership potential and the capacity to play an important role in Indonesia’s development.
  • Ability and potential to contribute to future bilateral relations between Indonesia and Britain.
  • We particularly encourage candidates from Eastern Indonesia to apply.
  • Candidates are welcome to apply for various subjects, but subject areas of particular interest are: Climate Change and Forestry, Counter-terrorism and International Security, Democracy and Governance, Religion and Islamic Studies, Economic Reform and International Trade, Human Rights, Conflict, Justice and Peace Building.

When to apply?

  • Applications must be submitted from 1 October – 31 December 2009 through on line at E-Chevening www.chevening.com

Lapindo Corporate Crime

Saksikan pemutaran film Lapindo’s Corporate Crime yang dilanjutkan dengan diskusi publik dengan tema Menyoroti Peran dan Pemberitaan Media dalam Kasus Semburan Lumpur Lapindo pada:

  • Hari/Tanggal : Rabu, 16 September 2009
  • Waktu :17.30- selesai
  • Tempat : Goethe House, Jl. Sam Ratulangi 9-15, Menteng, Jakarta Pusat 10036

Pembicara:

  • Ketua AJI Jakarta Wahyu Dhyatmika
  • News Editor Kompas Cyber Media/KCM Heru Margiyanto
  • PBHI Alif Imam Nurlambang
  • Paguyuban Warga Jatirejo, Korban Lapindo Subandi

Indigo 2009

Tahun 2009 ini telah dicanangkan sebagai Tahun Industri Kreatif di Indonesia. Industri kreatif diyakini mampu menumbuhkan kembali perekonomian Indonesia, selain kembali mengangkat budaya Indonesia untuk lebih dikenal masyarakat internasional. Pasar dan sumber SDM Kreatif di Indonesia sangat besar, yaitu sekitar 47% dari penduduk Indonesia. Industri kreatif juga diprediksi akan menciptakan lapangan kerja sekitar 5,4 juta lapangan kerja serta berkontribusi pada PDB sekitar 6,3%.

TELKOM memiliki strategi jangka panjang untuk memberikan dukungan penuh bagi tumbuhnya Industri Kreatif Digital Indonesia. Strategi ini dijalankan melalui program-program yang dikemas dengan nama INDIGO (Indonesia Digital Community). Melalui strategi ini, TELKOM memposisikan dirinya sebagai penyedia sarana dan fasilitas yang dapat dimanfaatkan oleh para pelaku Industri Kreatif, sehingga dapat tumbuh bersama serta memanfaatkan pangsa pasar yang sudah dimiliki oleh TELKOM Group.

Tahun 2009 ini, beberapa program Indigo yang dijalankan adalah INDIGO Fellowship, INDIGO PlayGround, dan INDIGO Award.

INDIGO Fellowship merupakan kelanjutan dari berbagai program inkubasi yang disediakan TELKOM bagi pelaku bisnis kreatif digital. INDIGO Fellowship memberikan modal kerja dan fasilitas kepada para pelaku Industri Kreatif Digital yang menghasilkan suatu idea atau karya kreatif dan bermanfaat bagi masyarakat, lingkungan, serta memberikan nilai secara bisnis. Pada tahun 2009 ini INDIGO Fellowship hadir untuk pertama kali, dan diluncurkan oleh TELKOM pada tanggal 25 Mei 2009. Semua warga negara Indonesia yang memiliki idea atau karya kreatif digital, bisa menyampaikan idenya melalui situs web plasaindigo.com. Dewan juri yang diketuai oleh Ninok Leksono akan melakukan seleksi dan eksplorasi atas karya yang sudah masuk. Pengumuman pemenang peraih INDIGO Fellowship akan disampaikan pada tanggal 23 Oktober 2009. Bagi para pemenang disediakan hadiah hingga mencapai 50 juta rupiah, akses ke pasar digital, dan fasilitas implementasi dari Telkom Group.

Untuk memberikan arena berkreasi kepada para insan pelaku industri kreatif, TELKOM telah membangun sarana fisik maupun infrastruktur pendukung yang selanjutnya disebut dengan INDIGO PLAYGROUND. Playground dalam bentuk pusat kreativitas ini untuk pertama kali diresmikan di Surabaya. Di tempat ini disediakan ruang worskhop, training, serta perpustakaan tempat para pengunjung dapat memanfaatkan secara leluasa tanpa biaya. Di samping sarana fisik, juga telah dikembangkan website kreatif pasarkreasi.com, tempat setiap pengunjung media maya dapat memasukkan hasil karyanya dan mendapatkan komentar dari komunitas online yang telah terbentuk.

Sebagai puncak apresiasi atas pencapaian para insan pelaku industri kreatif digital, maka setiap tahun diselenggarakan INDIGO AWARD. Event ini merupakan ajang apresiasi dari seluruh kategori industri kreatif yang dinilai berhasil dan memberikan manfaat bagi masyarakat, lingkungan dan dapat menciptakan peluang bisnis baru. Penganugerahan INDIGO AWARD pertama tahun ini akan dilaksanakan pada tanggal 23 Oktober 2009.

Sebagai strategi jangka panjang, TELKOM akan terus menjalankan program-program INDIGO ini setiap tahun, dan diharapkan dapat menjaring dan menghasilkan para ENTREPRENEUR BARU di tanah air Indonesia.

Info lebih lanjut: indigo@telkom.co.id