Adalah syahadat, ucap terakhirnya. Bahwa Tiada Tuhan Selain Allah. Bahwa Muhammad Rasul Allah. Bahwa Tiada Tuhan Selain Allah. Bahwa Muhammad … lalu ia tak dapat bersuara lagi, tak dapat berdaya upaya lagi.
Seperti kita, ia hanyalah manusia. Seperti kita, ia hanyalah upaya. Seperti kita, ia hanyalah penjahat. Sekumpulan cita-cita dan tekad, kekeraskepalaan dan kesintingan, kebutaan dan ketulian, kasih sayang dan hati nurani, keterjepitan, kekonyolan. Dan seperti ia, kita juga akan berakhir.
Barangkali juga seperti ia, dengan penghinaan.
Sementara orang Syiah bergembira bersama Kuwait, Israel, Amerika, Australia; dan orang Saudi dan Mesir merasa tertekan (ah, kaum Syiah makin dekat menghadang); rakyat Irak sendiri: Sunni, Syiah, Kurdi, tak lagi terlalu peduli. Berderet duka mengiris hari telah terjadi beberapa tahun terakhir ini saja. Dan matinya satu Saddam tak lagi meninggalkan rasa apa. Di Amerika, Rumsfeld sudah dipecat, Bush menghadapi ketidakpercayaan. Dunia masih …
duniawi.
Beranilah. Tetaplah berani.








Posted by Oskar Syahbana on January 1, 2007 at 7:40 am
“Beranilah. Tetaplah berani.”
I liked that quote ;)
Posted by dhani on January 1, 2007 at 7:54 am
Kita mundur 10 hari dari waktu Saddam dieksekusi. Lantas mundur lagi 220 tahun. 20 Desember 1786. Tempat: New London, Connecticut, AS. Hannah Ocuish, gadis peranakan Indian-kulit putih, dieksekusi di tiang gantungan hari itu. Kesalahannya: membunuh anak berusia 6 setengah tahun, 5 bulan sebelumnya.
Dia mungkin tidak punya keberanian seperti Saddam (saksi mata mencatat dia sangat ketakutan menghadapi kematiannya), dan semestinya dia juga tidak pernah tahu apa itu syahadat. Tapi dia masih punya satu hal: sopan santun. Ucap terakhirnya adalah pernyataan terima kasih kepada sheriff atas perlakuan baik yang ia terima saat ditahan.
Konon dia terbelakang mental, dan latar belakang keluarganya juga bermasalah. Tapi hakim memutuskan vonis mati semata-mata supaya bisa menjadi contoh bagi masyarakat. Hannah dieksekusi dalam usia 12 tahun 9 bulan. Ia tercatat sebagai terpidana mati termuda yang dieksekusi menurut hukum Amerika Serikat.
[ maunya ditulis di blog sendiri, tapi udah males nulis yg seperti ini disitu. mungkin perlu blog baru lagi :( ]
Posted by dhani.org » Blog Archive » Optimasi Mesin Pencari? on March 12, 2007 at 3:58 pm
[...] kunci yang lebih unik? Akhir Desember lalu saya menitipkan kata kunci “Hannah Ocuish” melalui komen di blog milik Kamerad Koen :). Ini kata kunci yang betul-betul unik, karena tidak pernah ada situs, atau bahkan literatur [...]
Posted by Bianglala » Optimasi Mesin Pencari? on March 1, 2008 at 2:10 pm
[...] kata kunci yang lebih unik? Akhir Desember lalu saya menitipkan kata kunci Hannah Ocuish melalui komen di blog milik Kamerad Koen :). Ini kata kunci yang betul-betul unik, karena tidak pernah ada situs, atau bahkan literatur [...]