Register.Net.Id

Cerita pengalaman registrasi domain .EU dan .UK (lupa di blog yang mana saja), tentu tak imbang kalau tidak sambil mendongengkan pengalaman registrasi domain .ID. Apa aku masih perlu domain? Tentu tidak. Dan karena alasan ini juga, aku menunda keisengan ini beberapa kali. Tapi akhirnya … keisengan menang.

Hasilnya? Tentu saja sukses. Yang diregistrasi cuma .WEB.ID; yang tak menuntut lebih dari salinan KTP. Tapi intinya, mekanisme kerja PANDI mulai berjalan.  OK, langkah2 yang kulakukan:

  1. Malam: Ke http://register.net.id, trus sign up account baru
  2. Aktivasi account dengan sebuah klik pada mail yang dikirim PANDI
  3. Mendaftarkan domain ***.WEB.ID
  4. Diminta mengirim salinan KTP, aku buat foto KTP dengan resolusi 640×480
  5. Tanpa editing lebih lanjut, foto KTP disubmit
  6. Pagi: Ada mail dari PANDI, meminta pembayaran ke rekening PANDI di BCA
  7. Melakukan transfer online dari e-Bank Bank Niaga ke BCA sebesar 25000 rupiah.
  8. Melakukan Print-Screen hasil transaksi di layar
  9. Hasil Print-Screen disubmit ke register.net.id
  10. Sore: Ada mail dari PANDI, domain ***.WEB.ID telah diaktifkan dengan masa laku 1 tahun.

Pasti bisa menebak domain yang aku ambil. Karena sekedar iseng, aku buat jadi redirection ke LinkedIn aja.

3 Responses to this post.

  1. Kemaren udah mau nyoba beli domain *.org.il. Udah sampai ke mengisi nomor kartu kredit loh. Tapi setelah aku pikir2 lagi, domain ini bisa bikin aku nambah musuh (impact yg lain aku gak peduli, btw). Jadi, keisengan kalah.

    Reply

  2. Aku jamin, kalau yang diregistrasikan adalah KUNCORO.ORG.IL, Mas Dhani nggak akan nambah musuh, secara kita sudah archnemesis dari zaman purba.

    Reply

  3. Down lagi tu register.net.id
    gimana mo daftar domain baru.

    Reply

Respond to this post