Kuncoro, Ir.

OK, judulnya typo. Secara aku juga nggak pernah nulis namaku sebagai Kuncoro, Ir. Tapi kemaren aku bereksplorasi di sebuah web negeri yang amat jarang ditengok dari sisi teknologi Internet. Gara2nya, banyak paper dari researcher negeri itu yang harus aku review. Jalan-jalan sebentar, ini hasilnya:

kuncir.png

Lucu, domain kuncoro.ir lebih kebaca sebagai “Kuncoro, Ir.” Barangkali para engineer Indonesia yang pingin gelar profesional kesayangannya itu dipajang2 (sejak tahun berapa itu, Ir adalah gelar profesional, bukan gelar akademis), bisa ikut mendaftarkan domain di situ. Syarat teknisnya nggak berat. Syarat etikanya yang banyak. Maklumlah, negeri para mullah.

Mudah2an nggak ada domain hacker yang mencoba tergelinc.ir, atau mencuri namaku sebagai koen.ir. Atau kunc.ir. Tolong!

Update (7/3/08): Domain ini tidak akan aku bayar registrasinya. Jadi akan mati pada 11 Maret 2008. Buat Kuncoro lain yang membutuhkan domain macam gini, sila diregistrasi ulang setelah aku mendapatkan Supersemar (Surat peringatan 11 Maret).

Update (11/3/08): Supersemat ‘lah diterima. Domain kuncoro.ir dinyatakan qo’it.

14 Responses to this post.

  1. Pak, boleh tahu, koleksi domainnya sekarang ada berapa? Pasti modalnya gede juga ya, misalnya buat mbeli trus memperpanjang??
    Hihihi.. mau tau aja..

    Reply

  2. Errr, sebenernya KUNCORO.IR belum dibayar. Jadi masa berlaku 25 Feb – 11 Mar. Kalau sampai 11 Mar saya belum bayar, domain ini akan dimatikan. Jadi biarlah :).
    Saya lagi nggak cari domain kok. Cuman iseng melihat bagaimana negara lain mengelola domain.
    Tentu saja ini tidak menjawab pertanyaan Mas Eko. Cuman mengalihkan :).

    Reply

  3. .ng cuma bisa level 3 pula.. jadi gak bisa pake ia.ng.. huhuhu..

    Reply

  4. @Iang: Hah, kalau bisa mah, udah saya pesan bandu.ng dari dulu :p

    Reply

  5. Ini orang senengnya buat domain melulu. he he he. tapi emang lucu nama domainnya.

    Reply

  6. Ada seorang teman tanya kesaya. Bisa gak buat nama domain sesuai nama kita? Ealah, kok saya teringatnya mas koen yah? Nama beliau “Soentoro” jadi saya suruh liyat blog “koen.co.ro”
    *ya, ya, agak mirip memang*

    Beberpa hari kemudian dia email saya “Beda Be, itu co.ro, gak mungkin kan nama saya “soen.co.ro” hehe.. bisa potong kambing lagi emak saya dikampung Be” wakakaka.. gelik jadinya. Nah pertanyaannya bisa gak mas “Soentoro” ini pake domain “soen.to.ro” atau “soento.ro” mas? Apapun jawaban mas, akan saya forward ke beliau hihi..

    Reply

  7. @BR: Kan meningkatkan kegairahan masyarakat berinternet, katanya.

    @Abe: Suntoro.ir, Suntoro.md, Suntoro.ms. Sayang nggak ada phd dan dr. Tapi good news kok, ada sunto.ro, di http://rotld.ro. €57 seumur hidup. Sekalian pesan untuk Dian Sastro dan Fidel Castro.

    Reply

  8. kuncoro.ir? pasti orang jadoel! jaman sekarang jamannya ST, S.Kom, S.Si

    Reply

  9. @Priyadi: Huh, dikau pun sewaktu2 perlu dimarahi. Udah ditulis di atas bahwa Ir adalah gelar profesional, bukan akademis :p. Jadi kita boleh pakai Ir Soekirno ST MT DST. Konon, kalau ST diterima masuk PII (memenuhi syarat), dia boleh pakai Ir. Kalau memenuhi sertifikasi, dia pakai IPM, IP, dst. Tapi itu juga info jadul sih, ntah sekarang.

    Reply

  10. welahh ojo kuncoro.ir ngabot-ngaboti jeneng ngko mas -_- kuncir wae, apik, nyenengke (got lost in west java). seriously my first impression was that kunc.ir just sounds like the flow of your mind…

    Reply

  11. @Arie: Yeah. And I could also design a logo for that.

    Reply

  12. Koen, kita booking muhammadiyyah.nu yukk, mau ikutan ngisinya entar? :D

    Reply

  13. Posted by Koen on March 4, 2008 at 10:06 pm

    @Harry: Nggak mau! Mau jadi apa coba, muhammadiyyah.nu. Mendingan ansor.nu, fatayyat.nu, banser.nu. Eh, Pak Fatih kita, apa kabar ya? Mendadak kangen :D

    Reply

  14. waduh..bang aku cari-cari akhirnya ketemu juga.
    iya..bang salam kenal dari aku
    tentang yg kehujanan itu sdh menjadi ibu dari dua anak-anaku
    he..he..he..

    salamku,
    langitjiwa……..

    Reply

Respond to this post