Amanat Bersama #IndonesiaUnite

AMANAT BERSAMA #INDONESIAUNITE

  • Kami adalah generasi baru, pewaris sah Bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia
  • Kami adalah generasi baru, yang menolak untuk hidup dan tumbuh dengan rasa takut. Kami memilih menjadi pemberani.
  • Kami adalah generasi baru, yang percaya setiap kekerasan hanya akan melahirkan kekerasan baru. Karena itu, kami akan berusaha untuk memutus rantai kekerasan melalui karya kemanusiaan di mana pun kami berada.
  • Kami adalah generasi baru, yang percaya penuh dengan prinsip demokrasi, kemanusiaan, kesetaraan, dan saling menghormati. Karena itu, kami menolak segala bentuk diskriminasi.
  • Kami adalah generasi baru, yang akan membangun sebuah bangsa dan negara yang bermartabat dan terhormat, mampu mempersatukan Indonesia, melindungi hak-hak individu, berdiri di atas semua golongan, serta memuliakan manusia-manusia yang menjadi rakyatnya.

3 Responses to this post.

  1. Posted by rainy on August 18, 2009 at 9:08 am

    Saya bukan generasi baru, saya adalah bagian dari generasi bangsa Indonesia yang religius dan berketuhanan yang akan selalu menjaga perdamaian.

    saya bukan generasi baru, apakah saya masih tetap pewaris (+ sah) Bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia? (*apakah pemilik bangsa ini sudah mati sehingga harus ada klaim2 pewaris (+sah) ?)

    saya bukan generasi baru, saya hidup dan tumbuh tanpa rasa takut. saya tercipta sebagai pemberani.

    Saya bukan generasi baru, tetapi saya anti kekerasan dan mencegah kekerasan di manapun.

    Saya bukan gerenerasi baru, tetapi saya menerapkan prinsip demokrasi, kemanusiaan dan kesetaraan.

    saya bukan generasi baru, tetapi saya akan tetap menjaga bangsa ini menjadi bangsa yang bermartabat dan berjati diri, bersatu dan berdaulat, melindungi hak-hak setiap manusia, berdiri bersama diantara semua golongan, serta memuliakan kehidupan rakyatnya.

    Reply

  2. Posted by Susi on August 18, 2009 at 2:52 pm

    Saya menghargai semangat #indonesiaunite. Tapi kata2 “Kami generasi baru..”, mudah-mudahan tidak terlalu berlebihan. We’ll see..

    Reply

  3. Setuju dengan Susi.
    Dan menurut saya, editorial yang diciptakan oleh Rainy lebih singkat, padat, dan jelas.

    Reply

Respond to this post